Palembang, Liputan3News.com – Sebuah truk jenis Fuso terjebak dan melintang menghalangi Jalan Kemas Rindo, wilayah Sungki, Kecamatan Kertapati sejak pukul 09.00 WIB pagi hingga pukul 16.00 WIB sore, sehingga memicu kemacetan parah di ruas jalan tersebut.
Truk itu awalnya datang untuk membongkar muatan di depan Toko Halifu Star. Namun saat hendak diputar posisinya agar proses bongkar dapat berjalan lancar, kendaraan tersebut tiba-tiba tidak dapat digerakkan lagi dan tetap menghalangi badan jalan.
Menurut warga, ukuran truk yang besar dan panjang tidak sesuai dengan lebar jalan yang sempit dan padat dilalui kendaraan setiap harinya. Selain itu, bangunan toko itu diduga berdiri tepat di atas aliran sungai, sehingga tidak memiliki lahan atau tempat bongkar muat yang layak. Diketahui pula pemilik toko berinisial AB itu berdomisili di Kelurahan Ogan Baru, sedangkan tempat usahanya berada di wilayah Kemas Rindo. Kondisi ini membuat bongkar muat terpaksa dilakukan di atas jalan umum, dan kejadian serupa dikatakan sudah berulang kali terjadi.
Saat dikonfirmasi, Lurah Kelurahan Ogan Baru, Firdaus memberikan tanggapan tegas:
“Betul, kegiatan ini jelas mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga. Besok kami akan segera menerbitkan surat peringatan serta melibatkan instansi terkait untuk menindaklanjuti. Perlu diketahui, lokasi ini berada di batas wilayah: sebelah kanan masuk Ogan Baru, sedangkan sebelah kiri wilayah Kemas Rindo.”
Sementara itu, Lurah Kelurahan Kemas Rindo, Suhaimi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan atau keterangan apa pun meski sudah dimintai konfirmasi.
Warga berharap kedua pihak segera mengambil langkah tegas agar kepentingan umum tetap terjaga dan gangguan serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

