PALEMBANG, LIPUTAN3NEWS.COM – LSM Gerakan Rakyat Kota Palembang mendesak Wali Kota Palembang Ratu Dewa segera melakukan perombakan di tubuh Dinas Perhubungan Kota Palembang.
Desakan itu disampaikan Ketua LSM Gerakan Rakyat Kota Palembang Syawalludin menyusul masih bergulirnya proses penyidikan dugaan korupsi proyek pemeliharaan lampu penerangan jalan di lingkungan Dishub Kota Palembang oleh Kejaksaan Negeri Palembang.
“Saatnya Pak Wali Kota Ratu Dewa segera mencopot dan melakukan bersih-bersih pejabat-pejabat dalam lingkungan Dinas Perhubungan Kota Palembang, khususnya yang terkait dengan pengelolaan lampu jalan,” ujar Syawalludin kepada wartawan, Selasa 12 Agustus 2026.
Menurut Syawalludin, langkah tegas itu perlu dilakukan untuk memulihkan kepercayaan publik dan mencegah terjadinya pengulangan kasus yang sama. Ia menilai, sudah terlalu banyak aduan masyarakat terkait lampu jalan mati yang tidak tertangani, ditambah lagi muncul dugaan penyimpangan anggaran.
“Kami melihat ada pembiaran. Ada sekitar 80 aduan masuk tiap hari, tapi hanya 40 yang bisa dikerjakan. Ditambah sekarang ada kasus dugaan korupsi yang sudah masuk penyidikan Kejari. Ini harus ada pertanggungjawaban dari pejabat yang membidangi,” tegasnya.
Syawalludin juga meminta Wali Kota Ratu Dewa tidak ragu untuk mengevaluasi kinerja pejabat terkait. Ia berharap adanya audit investigatif menyeluruh terhadap program pemeliharaan lampu jalan yang anggarannya mencapai miliaran rupiah.
“Kami minta Pak Ratu Dewa berani. Copot pejabat yang tidak becus, ganti dengan orang yang punya integritas. Jangan sampai uang rakyat habis tapi jalanan tetap gelap,” kata Syawalludin.
Sebelumnya, Kejari Palembang telah memeriksa sedikitnya 68 orang saksi terkait kasus ini. Pemeriksaan melibatkan pihak swasta, ASN Dishub, hingga anggota DPRD Kota Palembang. Hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Palembang dan Dinas Perhubungan belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan tersebut. (red)

