Prabumulih, Liputan3news.com – Ajang pencarian bakat seni vokal bagi pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Kegiatan yang berlangsung di Penumian, Jumat (14/11/2025), menjadi tahun kedua penyelenggaraan sekaligus bukti konsistensi sekolah dalam mencetak generasi muda berprestasi di bidang seni.
Kepala SMA Negeri 3 Prabumulih, Freni Listian, S.Pd., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini berawal dari inisiatif Ekstrakurikuler Vokal sekolah sebagai wadah pembinaan bakat dan regenerasi talenta baru di dunia paduan suara dan vokal solo.
“Kegiatan ini kami adakan untuk mencari bibit-bibit baru, baik untuk vokal solo maupun paduan suara di Kota Prabumulih. Selain itu, ini menjadi ajang promosi bahwa SMA Negeri 3 memiliki Ekstrakurikuler Vokal yang aktif dan solid,” ujarnya.
Freni juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Sekolah yang telah mengirimkan siswa untuk mengikuti perlombaan dalam rangka persiapan menuju Batavia Festival Choir 2026. Ia tak lupa memberikan penghargaan khusus kepada panitia yang bekerja tanpa lelah selama satu minggu terakhir.
“Awalnya kami ingin membuat acara sederhana, tetapi anak-anak justru mengemasnya dengan sangat meriah. Antusiasme mereka luar biasa,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, melainkan juga kemampuan berorganisasi, kreativitas, dan karakter. Freni menyebut bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan karya murni siswa, sementara guru hanya bertindak sebagai fasilitator.
“Ini sepenuhnya kerja keras anak-anak kita. Tepuk tangan untuk seluruh panitia, terutama Pak Yusrianto dan Liberti Music yang selalu menjadi andalan dalam setiap kegiatan,” ungkapnya.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintah Kota Prabumulih, Drs. Aris Priadi, SH, M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih, H. Arlan.
Dalam sambutannya, Aris menekankan pentingnya festival seperti ini sebagai sarana pembentukan karakter dan keterampilan emosional pelajar di era modern.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai mata pelajaran akdemis,. Namun melalui seni, anak-anak belajar disiplin, ekspresi diri, tanggung jawab, dan kepercayaan diri,” kata Aris.
Ia juga mengapresiasi para siswa yang terlibat serta dukungan sekolah dan orang tua dalam mendorong anak-anak berkegiatan positif.
“Tampilkan kemampuan terbaik, tetap junjung sportivitas. Setiap panggung adalah pembelajaran yang membentuk masa depan,” pesannya kepada para peserta.
Pemerintah Kota Prabumulih, kata Aris, sangat mendukung kegiatan edukatif seperti Batavia Vocal Festival dan berharap dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten memberi ruang tumbuh bagi pelajar. (Leo)

