PALEMBANG, LIPUTAN3NEWS.COM – Unggahan warga Kertapati bernama Yuliet di Facebook menjadi viral karena memadukan rasa kecewa dan harapan tulus. Pesan itu diunggah sehari setelah istrinya menjadi korban penjambretan di Jalan Kimarogan, Kelurahan Kemang, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Dalam tulisannya, Yuliet mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa yang menimpa keluarganya. Namun ia memilih mendoakan pelaku agar mendapat pekerjaan halal dan tidak mengulangi perbuatannya. Pesannya berbunyi: _”Yang jambret bini aku kudoake dio dapat gawe supaya idak jambret lagi kejadian di Kemang”_.
Kalimat tersebut mencerminkan dua emosi yang bercampur. Di satu sisi ada kekecewaan mendalam, di sisi lain ada harapan besar agar pelaku berubah arah dan menjalani hidup yang lebih baik.
Peristiwa penjambretan itu sempat menimbulkan keresahan warga sekitar. Namun unggahan Yuliet justru membawa nuansa berbeda karena sarat nilai kemanusiaan dan pengampunan.
Respons positif mengalir dari netizen. Komentar singkat “Ya Bener” menjadi bukti bahwa pesan Yuliet mendapat dukungan luas. Banyak yang menilai cara menghadapi kejahatan bukan hanya dengan kemarahan, tetapi dengan memberi kesempatan berubah.
Sikap Yuliet dinilai mencerminkan karakter warga Kertapati yang peduli dan berlapang dada. Ia memilih menekankan nilai kebaikan, pengampunan, dan harapan ketimbang membalas dengan kebencian.
Kejadian ini menjadi pelajaran bahwa keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Peran serta dan kepedulian masyarakat juga penting untuk mencegah kejahatan berulang.
Dukungan yang mengalir menunjukkan nilai kebaikan dan harapan masih diterima dengan baik oleh masyarakat. Diharapkan pesan Yuliet dapat terus menyebar, menginspirasi, dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, damai, dan penuh kasih sayang. (HR)

